Selasa, 22 Maret 2011

Reportase 3 perkuliahan Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan

“ Analisis Lingkungan Pemasaran Internal”

Jakarta, Rabu 16 Maret 2011

Pada pertemuan kali ini, mata kuliah Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan yang bertempat di ruang 307 lantai 3, Daksinapati, FIP UNJ. Perkuliahan ini berlangsung dari pukul 13.00 – 14.40 WIB. Membahas materi mengenai lingkungan pemasaran. Beberapa materi yang disampaikan oleh dosen yang bersangkutan adalah pengertian lingkungan pemsaran yaitu pelaku dan kekuatan-kekuatan diluar pemasar-pemasaranyang berdampak pada kemampuan mengelola pemasaran untuk mengembangkan dan menjaga transaksi dengan pelanggan dapat berlangsung dengan lancar. Lingkungan pemasaran daoat dibedakan menjadi 2 yaitu: lingkungan pemasaran internal dan lingkungan pemasaran eksternal.

Yang termasuk pada lingkungan pemasaran internal adalah manusia (people), kebijakan, kepemimpinan (leadership), reword system, dan budaya.
1) Manusia yang berkaitan dengan kompetensi atau kemampuan (guru atau Pekerja) yang dimiliki misalkan latar belakang pendidikan, kualifikasi, dan mampu melaksanakan pekerjaan yang dibebankan. Selain itu penempatan orang sesuai dengan minat dan keinginannya, karena jika seseorang ditempatkan sesuai dengan minatnya ada kemunngkinan orang tersebut dapat berkinerja maximum. Dalam hal pekerjaan lama kelamaan orang akan mengalami peningkatan kemampuan oleh sebab itu promosi dan kenaikan pangkat dalam hal pekerjaan juga diperlukan, untuk memotivasi dalam bekerja.
2) Kebijakan seperti visi dan misi yang harus dicapai. Visi dan misi dalam sebuah organisasi sangat penting, karena visi dan misi dapat dijadikan acuan dan peraturan dalam organisasi mengenai hal yang dapat dilakukan dan tidak dapat dilakukan. Visi dan misi tampak pada target apa yang ingin dicapai oleh organisasi.
3) Kepemimpinan (leadership) dalam hal ini terdapat beberapa gaya kepemimpinan seperti Centralistik segala sesuatu yang dilakukan oleh anggota termasuk kebijakan dari pemimpin. Gaya kepemimpinan yang terkesan Lepas tangan, meskipun sering disebut sebagai gaya kepemimpinan yang lepas tangan, sebenarnya tidak begitu karena dalam hal ini pemimpin lebih banyak atau cenderung memberikan keleluasaan pada bawahan/banyak melimpahkan tugas, akan tetapi pemimpin melakukanmonitoring, supervisi dan evaluasi.
Berorien tasi pada tugas, dimana pemimpin lebih mengorientasikan pemberian tugas kepada bawahannya, tanpa adanya umpan balik kepada bawahan. Moderat atau bisa disebut kepemimpinan demokratis, dimana seorang pemimpin melibatkan seluruh karyawan dan bawahannya dalam mengambil keputusan, pemimpin tidak mengambil keputusan sendiri. Berorientasi pada karyawan, dimana pemimpin mengorientasikan lebih terhadap para karyawan. Pemimpin berusaha untuk membuat para karyawan merasa nyaman bekerja dan dapat melaksanakan tugas dengan baik.
4) Penghargaan (Reward) dalam hal ini penghargaan tidak hanya berupa materi seperti gaji, tunjangan dll, akan tetapi nonmaterial seperti pujian dan respon yang baik juga dibutuhkan demi meningkatkan kinerja karyawan.
5) Budaya (cultur) nilai apa yang dianut. Nilai atau budaya yang dianut tampak padapenampilan secara fisik.
Dalam lingkungan internal mempunyai komponen-komponen, yaitu:
a) Suppliers
b) Market
c) Paham sasaran / Customers lingkungan
d) Memahami Pesaing
e) Public/ masyarakat
Adapun yang termasuk pada lingkungan pemasaran eksternal yaitu;
1) Demografi,
2) Daya beli,
3) Llingkungan alam,
4) Teknologi,
5) Lingkungan politik, dan
6) Lingkungan budaya.


TIA ROSMIYATI
1445096085
MP NON REG 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar