Kamis, 19 Mei 2011

Reportase pertemuan 8 tia Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan


Distribution, Marketing Promotion & Communicating
Jakarta , Jumat 13 Mei 2011
Reportase pada pertemuan kali  ini, mata kuliah Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan yang bertempat di ruang 306 lantai 3, Daksinapati, FIP  UNJ membahas mengenai Positioning dan Marketing Mix . Perkuliahan ini berlangsung dari pukul 09.00 – 10.30 WIB.  Beberapa materi yang disampaikan oleh dosen yang bersangkutan adalah mengenai distribution, marketing promotion & communicating. Untuk kelengkapannya dapat disajikan sebagai berikut:
Place berkaitan dengan distribusi produk ke konsumen. Ada beberapa saluran distribusi yang umumnya dipakai oleh produsen yaitu:
1.        Langsung : produsen langsung menjual produk ke konsumen, seperti membuka toko, outlet, yang dimiliki oleh produsen baik sewa maupun milik sendiri.
2.    Intermediately : konsep bagi hasil dengan menggunakan pihak ketiga seperti agen arau supermarket
3.       Hybrid : seperti toko atau outlet sendiri
4.       Multi level marketing (MLM)
5.      Tele marketing : distribusi atau penawaran melalui telepon, kartu kredit atau asuransi
6.     E-commerence : melalui website seperti informasi pendaftaran (pendidikan) atau harga (barang atau produk yang diproduksi)

Alasan orang dalam memilih saluran distribusi:
1.        Efisiensi biaya
2.       Agar dapat fokus pada produksi
3.       Mempertimbangkam kualitas (melali pelatihan pada teknisi)
4.       Penghematan sumber daya manusia karena jika makin banyak pegawai maka makin banyak uang yang dikeluarkan.
5.       Produk tidak bertumpuk di gudang produsen.

Prinsip produsen melakukan berbagai macam strategi adalah untuk mendekati konsumen/pembeli/pelanggan.

Marketing promotion dan communicating
1.        Advertising (iklan) ; antara informasi dengan orang yang menerima informasi tidak bertemu secara langsung (biasanya melalui iklan yang ada ditelevisi, spanduk, buflet, pamlet, atau brosur) baik dalam bentuk promosi, gagasan, barang/jasa yang disampaikan melalui media indoor, outdoor, cetak, audio, visual dan audio visual.
2.       Personnel selling : penjualan dan promosi yang dilakukan oleh sales (sepert MLM)
3.       Sales promotion : penjualan yang dilakukan oleh perusahaan pada konsumen dengan membeli bonus atau potongan harga dalam jangka waktu tertentu atau jika konsumen menjadi member.
4.       Public relation : proses membangun hubungan baik  antara perusahaan dengan konsumen atau anatara sekolah dengan masyarakat untuk membangun citra positif perusahaan atau sekolah dimata masyarakat. Public relation juga digunakan untuk mengatasi masalah-masalah nrgatif yang mungkin muncul dari masyarakat atau melakukan kegiatan-kegiatan tertentu.

Tia Rosmiyati
1445096085

MP NR’09

Selasa, 17 Mei 2011

Reportase pertemuan 7 (tia) perkuliahan Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan


Pricing decision
Kebijakan Harga Jual Jasa Pendidikan
Jakarta , Rabu 11 Mei 2011
Reportase pada pertemuan kali  ini, mata kuliah Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan yang bertempat di ruang 307 lantai 3, Daksinapati, FIP  UNJ membahas mengenai Pricing Decision. Perkuliahan ini berlangsung dari pukul 13.00 – 14.30 WIB.  Beberapa materi yang disampaikan oleh dosen yang bersangkutan adalah mengenai faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi Pricing dan Decision. Untuk kelengkapannya dapat disajikan sebagai berikut:
Pricing decision dipengaruhi oleh dua faktor yaitu factor internal dan faktor eksternal. Price (harga) adalah sejumlah uang yang ditukarkan untuk memperoleh barang atau produk atau jasa. Dapat dikatakan juga price adalah sejumlah nilai yang digunakan untuk memperoleh manfaat dari pemilikkan atau pengguna jasa.
Yang termasuk kedalam faktor internal adalah cost, marketing mix strategy, marketing objective, dan organization considerations.
1.   Cost (harga pokok) : BB + TKL + OH + LB
Contoh:
Diketahui
Dari 1.000 unit
Bahan baku                                    10.000.000,-
Tenaga kerja langsung                    2.000.000,-
Biaya overhead                                   500.000,-
Jumah                                              12.500.000,-
Laba yang diharapkan 20%          2.500.000,-
                                                         15.000.000,-
Maka harga pokok                         15.000.000,-/1000 = 15.000,-
2.    Marketing mix strategy : pembelian barang yang sama ditempat berbeda maka harga akan berbeda.
3.   Marketing objective : tujuan dari pemasaran
4.   Organization consideration : pertimbangan organisasi mengenai suatu hal
5.   Sumber daya manusia
6.    Produk – kemasan – outlet
7.    Coverage (jangkauan)
Adapun faktor eksternal
1.    Market
Pure competition : kompetisi yang fair
Monopili seperti PLN
Gligorki (beberapa perusahaan menetapkan harag yang sama terhadap suatu barang yang diproduksi atau keserempakan harga)
2.    Demand
Jika D tinggi S biasa maka P akan tinggi.
Jika D rendah S biasa maka P akan rendah.
3.    Competitors (pesaing) : dapat dilihat dari pesaing yang ada
4.    Other external factor (factor lainnya)
-  Politik
-  Sosial
-   Ekonomi
-   Hukum
-   Geografi
Processing approach
1.Cost based pricing (HPP – laba)
2. Value based pricing (konsumen)
3.Competition based pricing (pesaing)
Price adjustment strategy
1. Discount dan Allowance (tukar-menukar)
2. Segmented pricing (merk yang sma, tetapi produk dan pemasaran berbeda)
3. Physiological pricing seperti references pricing
4. Promotional price
5. Geographic price
6. International price
Tia Rosmiyati
1445096085
MP NR’09