Kamis, 09 Juni 2011

Reportase 2 Perkuliahan Manajemen Pemasaran Jasa pendidikan


Konsep Dasar Jasa

Jakarta, Rabu 2 Maret 2011
Perkuliahan berlangsung di ruang 307, lantai 3, Daksinapati, FIP  UNJ. Mata kuliah ini diajarkan oleh dosen jurusan Manajemen pendidikan yaitu Amril Muhammad, SE, M.Pd. Perkuliahan ini berlangsung dari pukul 13.00 – 14.40 WIB. Dari pertemuan ini didapat beberapa materi mengenai Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan, yaitu sebagai berikut:
Jasa adalah suatu aktivitas atau serangkaian kegiatan yang dimana terjadi interaksi dengan manusia maupun mesin dan disediakan untuk memuaskan pelanggan berkaitan atau berhubungan dengan manusia atau mesin dalam upaya menciptakan kepuasan pelanggan. Kepuasan manusia khususnya pelanggan berbeda-beda pada umumnya, untuk hal itu produsen mestinya memiliki terobosan-terobosan baru atau melakukan pembaharuan-pembaharuan pada barang-barang yang diproduksinya agar kepuasan pelanggan atau konsumen terpenuhi. Akan tetapi bukan hanya itu pintar memberi sekmen juga dibutuhkan ditambah dengan kemasan baik dan menarik akan membuat pelanggan atua konsumen merasa puas menggunakan barang-barang yang telah diproduksi.
Pada umumnya jasa itu bersifat abstrak, maksudnya adalah sesuatu yang baru dirasakan manfaat dari penggunaannya setelah diproduksi atau selama proses berlangsung. Sama halnya seperti pendidikan yang membayar iuran d awal dan merasakan manfaat pembelajaran dan pendidikan selama proses dan setelah proses pendidikan tersebut berlangsung. Jasa atau pelayanan yang baik didukung oleh tambahan-tambahan dari segi fisik dan kelengkapan, kualitas orang dan penempatan.
Baik atau buruknya jasa dapat dipengaruhi karena adanya interaksi antara produsen jasa atau manusia dan mesin dalam rangka membangun kepuasan kerja pelanggan pengguna jasa. Dalam berbisnis tentunya terdapat kunci-kunci kesuksesan, begitu pula dengan bisnis jasa. Terdapat beberapa kunci sukses dalam bisnis jasa, diantaranya ialah:
1.        Renewing (memperbaharui jasa yang ditawarkan).
2.       Localizing service point (lokalisasi tempat-tempat pelayanan tau membuka cabang tertentu pada tempat-tempat yang mudah dijangkau konsumen atau pelanggan).
3.       Leverage contract (perlunya kesepakatan kontrak dengan pelanggan dengan adanya member).
4.       Power of information (memanfaatkan kekuatan informasi seperti memanfaatkan komputerisasi. Akan tetapi dalam hal ini informasi dapat menjadi peluang dan ancaman bagi produsen jasa).
5.       Strategi value of service (strategi dalam pelayanan, dengan mencari perbedaan tertentu seperti: mengetahui sekmen bisnis, memperhatikan pesaing, pengalaman, dan memperhatikan ketertarikan orang untuk pindah kepilihan lain)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar