Minggu, 23 Oktober 2011

Reportase 4 Pertemuan 7 Manajemen Diklat pada hari senin tanggal 17 Oktober 2011


Pada pertemuan tatap muka yang kelima ini, pada  mata kuliah Manajemen Pelatihan seperti biasa bertempat di ruang 306 dengan dosen yang sama pula yang bernama Amril Muhamad pada pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB. Dalam pertemuan kali ini diawali dengan memeriksa tugas yang minggu sebelumnya dikumpulkan. Yaitu tugas membuat kompetensi, mata diklat jumlah JPL pada suatu struktur organisasi yang dibuat pada pertemuan sebelumnya.
Pada pertemuan ini tugas diperiksa dikelompokkan dan dijelaskan berdasarkan kesamaan/ kemiripan jabatan yang dipilih pada struktur organisasi yang telah dibuat. Seperti yang memilih untuk membuat kompetensi, mata diklat dan JPL jabatan guru pada struktur organisasi dikelompokkan dan dijelaskan mengenai tugas/ kompetensi apa saja yang biasanya diperlukan oleh seorang guru, kemudian dikelompokan menjadi kompetensi utama/inti, pendukung dan lainnya. Satu persatu mahasiswa dipanggil dan dikelompokan untuk mengalami bimbingan cara membuat program diklat pada suatu jabatan yang dipilih dalam struktur organisasi yang telah ditentukan sebelumnya.
Kemudian setelah itu, kami dikelompokan untuk mengerjakan program tersebut kurang lebih dalam waktu 1 jam, ada yang mengunjungi lebih dari 1 kelompok karena kompetensi yang dimiliki harus lebih dari 1, seperti wakasek pendidikan yang harus mengunjungi 2 kelompok yaitu kelompok staff administrasi dan guru karena kompetensi yang harus dimiliki adalah 2 yaitu bidang administrasi dan bidang kurikulum. Dijelaskan bahwa yang menduduki jabatan kepala sekolah, wakasek ataupun kabag harus memiliki kompetensi mengkoordinasi, menganalisis, memeriksa, memanaj, memimpin, dan membuat.
Dalam waktu lebih kurang dari 1 jam kami dalam kelompok masing-masing berdiskusi dan saling mengemukakan pendapat mengenai kompetensi yang harus dimiliki. Setelah itu dosen menjelaskan bahwa pada pertemuan yang akan datang akan mempelajari kurikulum apa yang dibutuhkan oleh peserta diklat. Seperti minggu sebelumnya tugas yang diperbaiki dikumpulkan pada hari berikutnya yaitu hari selasa.
Dalam perkuliahan kali ini tentunya banyak hal yang dapat dipelajari, seperti bagaimana menentukan kompetensi yang harus dimiliki oleh peseta diklat pada jabatan tertentu..

Tia Rosmiyati
1445096085
Manajemen Pendidikan Non Reguler 2009

Sabtu, 15 Oktober 2011

Reportase 3 Pertemuan 6 Manajemen Diklat

Kompetensi Utama, Kompetensi Pendukung, Kompetensi Lainnya dan Mata Diklat
Senin, 10 Oktober 2011
Pada pertemuan tatap muka yang keempat ini, pada  mata kuliah Manajemen Pelatihan yang bertempat di ruang 306 dengan dosen yang bernama Amril Muhamad pada pukul 08.00 WIB hingga 10.10 WIB. Dalam setiap pertemuan tentu diawali dengan pengantar yang disampaikan oleh dosen. Dalam pertemuan ini dosen melanjutkan penjelasan mengenai jobdesk struktur organisasi/lembaga yang pada pertemuan sebelumnya dijelaskan. Pada pertemuan kali ini dijelaskan bagaimana merumuskan kompetensi suatu jabatan, kemudian dikelompokan dan dari kompetensi tersebut dapat ditarik kesimpulan jenis pelatihan apa saja yang diperlukan oleh anggota pada suatu jabatan.
Setelah menerima penjelasan yang diikutsertakan dengan contoh, kemudian diberitugas untuk memilih jabatan apa yang akan dijabarkan kompetensinya, dan yang harus dimiliki oleh penyandang jabatan tersebut. Yang kemudian dikelompokan pada 3 jenis kompetensi dalam bidang pekerjaan, seperti kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya. Dimana kompetensi utama adalah kompetensi yang harus dimiliki oleh seseorang yang menduduki jabatan tertentu. Dan kompetensi pendukung adalah kompetensi yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan kompetensi utama. Sedangkan kompetensi lainnya adalah kompetensi yang secara tidak langsung mendukung optimalisasi kompetensi utama.
Dalam jangka waktu lebih dari 1 jam, tugas yang diberikan masih belum selesai. Karena masing kebingungan dalam menentukan waktu dan mata diklat apa yang harus dicantumkan dalam diklat.  Dalam pertemuan ini tentunya belum ada hal terperinci mengenai kurikulum apa yang digunakan dalam diklat yang kami tentukan masing-masing. Karena tugas yang belum selesai dikerjakan akan tetapi waktu untuk matakuliah pada pertemuan hari ini telah habis, tugaspun dibawa pulang dan akan dikumpulkan esok harinya,  pada hari selasa, tanggal 11 Oktober 2011 yang kemudian diserahkan pada ketua kelas (PJ) mata kuliah manajemen diklat ini.
Dalam perkuliahan kali ini tentunya banyak hal yang dipelajari, seperti bagaimana menentukan mata diklat yang diambil dari kumpulan kompetensi yang telah ditentukan sebelumnya dan pengelompokan kompetensi.  Untuk pertemuan selanjutnya akan lebih detail lagi materi dan sub pokok mengenai diklat yang telah dirancang sebelumnya..

Tia Rosmiyati
1445096085
Manajemen Pendidikan Non Reguler 2009

Minggu, 09 Oktober 2011

Struktur Organisasi dan Jobdesk

Reportase perkuliahan Manajemen Pelatuhan hari Senin, 02 Oktober 2011
pada pertemuan tatap muka yang ketiga ini mata kuliah Manajemen Pelatihan yang bertempat di ruang 306 dengan dosen yang bernama Amril Muhamad pada pukul 08.00 WIB hingga 09.30 WIB. Dalam setiap pertemuan tentu diawali dengan pengantar yang disampaikan oleh dosen. Dalam pertemuan ini dijelaskan struktur organisasi/lembaga yang umumnya dipakai oleh organisasi/lembaga pendidikan, seperti sekolah. Dan pada umumnya struktur organisasi/lembaga pendidikan seperti dibawah ini:
Setelah menerima penjelasan, kemudian diberitugas untuk membuat struktur organisasi bisnis pendidikan yang pada semester sebelumnya dibuat. Dalam jangka waktu lebih kurang 1 jam. Dilanjutkan dosen yang bersangkutan menjelaskan beberapa contoh job description, kemudian diberi tugas membuat jobdesk dari struktur organisasi yang telah dibuat dan jenis pelatihan apa yang cocok untuk masing-masing jabatan yang terdapat pada struktur organisasi. Mempelajari dan mengetahui masing-masing jobdesk dari masing-masing kedudukan tentunya baik bagi seorang pengelola pendidikan. Agar tidak adanya double job pada satu jabatan dan agar tujuan dari organisasi tercapai dengan baik, dalam jangka waktu yang telah ditentukan dengan menggunakan Sumber daya yang ada seefektif dan seefisien mungkin.
Dalam perkuliahan kali banyak hal yang dipelajari, seperti bagaimana menyusun struktur organisasi, jabatan apa saja yang diperlukan dalam sebuah organisasi, jobdesk apa saja yang dikerjakan dalam jabatan yang ada dalam organisasi, dan jenis pelatihan apa saja yang cocok untuk masing-masing jabatan.  Lebih dari setengah jam kemudian, tugas yang diberikan dikumpulkan. Setelah dikumpulkan kelas Manajemen Pelatihan untuk hari senin tanggal 02 Okober 2011 berakhir. Minggu selanjutnya Tanggal 10 Oktober 2011 akan dilanjutkan dengan menentukan kurikulum apakah yang cocok diterapkan dalam pelatihan pengurus organisasi/lembaga.

Tia Rosmiyati
1445096085
Manajemen Pendidikan Non Reguler 2009

Minggu, 02 Oktober 2011

Reportase pertemuan 1 (tia) perkuliahan Manajemen Diklat


Pertemuan pertama pada pada mata kuliah Manajemen Diklat di semester 5, yang bertempat di ruang 306 pada pukul 08.00 WIB dengan dosen yang bernama Amril Muhamad, pertemuan hari ini tentunya membahas banyak materi mengenai Manajemen Pelatihan. Beberapa materi yang disampaikan oleh dosen yang bersangkutan adalah alasan mengapa dilakukan sebuah pelatihan. Untuk pembahasan lebih lengkap sebagai berikut:

Alasan dilakukan pelatihan
1.    Terdapat kesenjangan antara kinerja aktual (hasil yang diperoleh dari pekerjaan) dengan kinerja ideal (hasil yang diharapkan)
Contoh: nilai minimal / target adalah B akan tetapi hasil yang didapat dari hasil usaha/ belajar adalah C. dapat berupa kesenjangan mental, disiplin dan lain-lain.
2.    Karyawan baru : terdapat semacam co training, karena pengetahuan masih belum terfokus atau masih umum maka diberikan pelatihan secara khusus hanaya pada satu bidang pekerjaan.
3.    Adanya teknologi baru: a) biasanya karena karyawan baru tidak tahu tahu sama sekali mengenai teknologi, maka diperlukan pelatihan. b)  karena adanya perkembangan dan pembaharuan-pembaharuan dalam teknologi, sehingga diperlukan pelatihan untuk mengenalkan teknologi baru tersebut.
4.    Membangun budaya (cooperative culture): setiap organisasi/ lembaga memiiki budaya organisasi masing-masing.
5.    Promosi dan mutasi
Training Design and Evaluation Model
1.    Mengidentifikasi kebutuhan (need identification)
Ø  Mengidentifikasi permasalahan (identification of problems)
Ø  Menganalisis pekerjaan (analysis of occupation)
Ø  Identifikasi kelompok sasaran/ target (identification of target population)
Ø  Menganalisis kebutuhan pelatihan (analysis of training need)
Suatu permasalahan dapat diketahui dengan diadakan:
·         Survei
·         Pengamatan
·         Studi dokumen
·         Wawancara ( dengan mendapatkan informasi yang optimal)
2.    Menata objek atau sasaran (objectives setting)
Ø  Determination of entry requirements
Contohnya; masukan universitas lulusan dari SMA/MA/SMK atau sederajat tidak boleh lulusan dari SMP/MTS atau lainnya.
Ø  Setting of training objectives (menata sasaran/ objek pelatihan)
Sasaran yang jelas membuat motivasi yang jelas baik untuk meningkatkan, keterampilan, kepribadian ataupun sikap.
Ø  Design of test ( mendesain / membuat model tes)
Untuk memastikan kebutuhan dari hasi tes. Serta agar tes yang sebelumnya sudah pernah dilakukan tidak terulang.
Ø  Validation of objectives (melakukan fores validasi dari sasaran)
Untuk memberikan inforamasi bagaimana melakukan pelatihan.
3.    Model atau desain intruksi (instructions design)
Ø  Design of intruction (membuat desain/ model intruksi)
Ø  Testing of intructional material (memeriksa kembali barang-barang peralatan)
Ø  Production of intructionnal (bahan yang dibagikan tidak hanya d buat akan tetapi disiapkan juga, seperti bahan ajar.

4.    Implementasi atau penerapan (implementation)
Ø  Planing of training facilities (merencanakan fasilitas pelatihan apa saja yang diperlukan)
Ø  Selection and training of course intructions
Ø  Selection of trainees (seleksi trainer/pelatih training) yang sesuai
Ø  Conduct of training (melaksanakan kegiatan pelatihan sesuai dengan yang direncanakan)
5.    Evaluasi (evaluation)
Memastikan apa yang kita harapkan/ rencana sesuai dengan yang dilakukan
Ø  Analysis of achievment or objectives: menganalisis sasaran sebelum, selama dan sesudah pelatihan.
Ø  Analysis of trainee job performance.
Ø  Calculation of cost effectiveness of project.